Monday, December 3, 2018

Bangun Ekonomi Digital, Industri Kreatif Bersama Smartfren

Bicara digital atau pun dunia ekonomi pastinya harus melalui sumber yang pasti dan adanya peningkatan ekonomi di masyarakat.
Perkembangan ekonomi melalui era Industri 4.0 semua elemen masyarakat secara tidak langsung harus Menerim perubahan tersebut di gengaman tangan.

pertemuan ini bagian penting ke depan melalui Komunitas UMKM Banten Indonesia (KUBI)  dalam waktu dekat akan mengadakan edukasi peranan perusahaan dalam membangun Ekonomi Digital ujar Dani M Akhyar Head CDC Smartfrent Telecom Tbk.  Bersama ketua Umum KUBI kangagus sekaligus Owner Bambucraft.
Produk industri kreatif bambu akan memberikan manfaat ekonomi digital, bagian penting sebagai sumber utama mendatangkan profit dalam perekonomian. 
Produk Kreatif Topibambu Pramuka
Souvenir kreatif bagian kegiatan ekonomi dengan memasarkan produk berbasis melalui internet atau blog agar mudah di akses
Pemberdayaan ekonomi digital pembuatan topibambu, bergabungnya Topibambu untuk pemasaran eksport melalui Perhimpuan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi)  yang telah melaksanakan munas di Kampung bambu November 2018.

Saturday, December 1, 2018

Giatkan Ekonomi Kreatif Tangerang Forsamik Buka Di 29 Kecamatan

Citra Raya,  1 Desember 2018, forum Usaha mikro Tangerang atau forsamik  menyambangi ke anggota dan  mensosialisakan program  yang akan dilakukan untuk 3 tahun ke depan. 

Hasil blusukan  diharapkan menghasilkan data valid sebagai bahan bagaimana pola dan sistem pemberdayaan dan pengembangan usaha anggota yang efektif dan efisien.

Saat ngobrol santai Ibu Juve  UKM  kecamatan cisoka yang memproduksi manisan dan kuliner kebingungan saat mau mengurus sertifikasi halal dan bagaimana membuat kemasan produknya agak terlihat menarik. Padahal dinas koperasi dan umkm sering mengadakan pelatihan ini.Ibu Lidya pelaku usaha mie ayam hijau ini. Kebingungan untuk memperoleh pinjaman. padahal pemda Kabupaten Tangerang ada fasilitas untuk masalah permodalan usaha yaitu  melalui UPDB sebagai unit pengelola dana bergulir yang hanya 4% pertahun. UPDB adalah unit pelaksana teknis yang ada dibawah Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Tangerang.

Para Usaha mereka bisa berkembang dan berdaya saing.
“Terkait program forsamik sendiri, karna berdasarkan pendataan program 1000 UMKM Binaan, mayoritas pelaku usaha anggota adalah kuliner, di tahun 2019 forsamik akan dapat bersinergi dengan program OPD sesuai program yg ada sehingga akhirnya bisa  berdaya saing dipasaran.”
“Sedangkan untuk membantu anggota dibidang pemasaran, forsamik akan membuat “ TIM  Marketing Center “  yang akan fokus meningkatkan penjualan anggota secara online dan offline.”Ujar Suhendra ketua Forsamik (Dengan ciri khas Kopeah Bambu Merah)  dan beberapa anggota diskusi.

Pekembangan Pelaku usaha ini program Yang paling utama adalah meningkatkan SDM dan pelaku Ekonomi Kreatif sesuai Bekraf menjadi tulang punggung ekonomi bangsa,  ujar kangagush ketua KUBI (Komunitas UMKM Banten Indonesia) yang anggotanya kab/kota prov Banten yang menjadi Mitra Dinas Koperasi dan UKM Prov Banten.

Foto Bersama Forum Usaha Mikro Tangerang
Pelaku Usaha Forsamik bagian dari subsektor ekonomi kreatif bidang kuliner, kerajinan dan Fashion yang memberikan sumbangsih bagi peningkatan lapangan kerja. 
Pembukaan korcam Forsamik dan Blusukan 
Produkoleh oleh Tangerang  topibambu
Souvenir Tangerang
Kopeah bambu Di gunakan oleh Ketua Forsamik Tangerang made in Bambu Craft

Friday, November 30, 2018

Cendramata Dari Tangerang ada di Galery Topibambu

Destinasti wisata di tangerang banyak,  baik berbayar maupun gratis,  Wisata Mall to Mall,  Wisata Tempat wisata dan Wisata Religius. 
Tangerang merupakan kota 1.000 industri dan banyak kaum urban dari berbagai daerah yang menetap di Tangerang,  Namun setelah lama tinggal di  Tangerang dan saat maubpulang kampung dalam 1 tahun sekali pastinya mau membawa cendramata untuk buah tangan. 
Pastinya souvenir dan Topi atau cindramatalainnya akan memberikan nilai tambah. 
Souvenir Gantungan kunci dari anyaman bambu. 
Topi bambu prancis 
Kamasan godybag Tangerang
Topi bambu fedora
Kopeah bambu tangerang
Tas bambu
Batik khaa tangeran

Monday, November 26, 2018

Optimalisasi Pasar Produk Bambu Nasional Wujud Hari Bambu 2018 PERPUBI Ciptakan Bambu Is Wonderful

Kehadiran 11 Provinsi para pengiat bambu di Indonesia ini bagian penting dan keprihatinan masa depan bambu Indonesia,  Kampung bamboo Kab. Bandung 26 November 2018

Wadah insan Bambu Indonesia bernama PERPUBI (Perkumpulan Para Pelaku Usaha Bambu Indonesia)  telah melakukan munas pertama sehingga kapal perpubi ini menjadi bagian penting untuk kemajuan Bambu Indonesia,  sekitar 300 peserta hadir dari 11 provinsi 
Jawa Barat, Jawa Tengah, JawaTimur,  Lampung,  Bangka Belitung,  Banten,  Jakarta,  NTT,  Bali, Jogyakarta  untuk menentukan Ketua Umum Perpubi ini masa selam 2018 sd 2023.


Ketua Perpubi terpilih H Taufiq yang menggunakan kopeah Bambu setelah menjelaskan dalam waktu singkat dalam pembentukan roda organisasi di 11 Perwakilan Provinsi dengan harapan dapat Meningkatkan Ekonomi Kreatif  melalui Optimalisasi Bambu untuk Masa Depan di semua produk kreatif Indonesia. 
Foto bersama Perpubi setelah Sambutan dari  Kementrian Lingkungan Hidup RI,  Prof Diah Kencana memberikan pembekalan potensi pangan dari bambu melalui rebung dengan bambu tabah di Bali yang sudah mengenalkan produk pangan ini ke mancanegara. 
Para pengiat bambu abah Jatmika dari Yayasan Bambu Indonesia,  Kang Mukodas Pengiat Akademu Bambu,  Kang Dude Owner Home Pad Bambu
Kegiatan pelaku usaha dalam industri pangan khususnya Rebung yang di inisiasi Prof Diah kencana telah memberikan peningkatan perekonomian masyarakat di Gianyar Bali. 
Suasana Kampung Bamboo 
Tamu Kehormatan Pangdam TNI hadir di Munas perpubi pertama, Gunakan Produk Kopeah Bambu dan Godybag Tas Bambu
Hasil Produk Laminasi Bambu
Sambutan Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, di lanjutkan menanam bambu dan sekaligus pembukaan Munas Pertama Perpubi. 

Friday, November 23, 2018

Edukasi Topibambu Warisan Budaya Tradisional untuk Tangerang

Topibambu merupakan warisan tradisional sebelum kemerdekaan Indonesia sudah ada para penganyam  di tahun 1887 di wilayah kec. cikupa,  panongan, cisoka dan jambe saat ini.Namun tradisi menganyam jika tidak di budayakan akan hilang generasi 10 tahun ke depan.

Agus Hasanudin biasa di panggil kangagush memiliki kepedulian untuk melakukan edukasi agar tidak punah dengan membuat Sekolah Bambu Tangerang sebagai founder dan giatkan kerajinan saat ada pameran di prov Banten sekaligus ketua KUBI "Komunitas UMKM Banten Indonesia"

Edukasi Melestarikan Kerajinan Tangerangvmerupakanbsatu di antara kewajiban masyarakat Indonesia  dan Sekolah Bambu Tangerang menebar pengetahuan dan tradisi menganyam agar tidak Punah demi tumbuhnya kecintaan masyarakat pada kekayaan warisan budaya leluhur anyaman topibambu ini
Untuk kegiatan pameran sekolah bambu ikut serta bersama Komunitas UMKM Banten Indonesia
Melestarikan produk tradisi budata menjadi produk ekonomi kreatif
Kolaborasi Sekolah Bambu Tangerang bersama Ketua Forum UMKM Serang
Warisan produk tradisional menjadi topibambu koboy
Warisan topibambu menjadi fashion
Warisan topibambu menjadi Kepanduan Pramuka
Inovasi kopeah bambu
Komunitas KoPEAH
Inovator kopeah bambu dari Sekoah Bambu Tangerang Banten
Penggunaan Kopeah Bambu Tangerang oleh Tokoh Asal Kelahiran Tangerang dan Tokoh MUI Untuk menciptakan Ekonomi Syariah
Kopeah Bambu menjadi Ekonomi Kreatif dan Warisan Budaya Tradisional di Negri Kota 1000 industri Kab. Tangerang di gunakan di Pesantren pasir Nangka Tarbiyatul Mutadiin bersama para Ustad Dan Pengajar Kitab di Pesantren Ponpes asuhan KH Uwes Nawawi (Ketua MUI Kab. Tangerang)   dalam menerima guru Besar KH Ma'ruf Amin yang merupakan tokoh kelahiran Tangerang Kresek dan Ayahanda KH Uwes Nawawi dengan Ayahnya KH Ma'uf Amin merupakan Guru ngaji waktu di pondok pesantren. 

Wednesday, November 21, 2018

Topi Pandu Pramuka Giatkan Kembali Ekonomi Kreatif Kerajinan Topibambu

Pendidikan karakter dapat lebih fokus di lakukan di kegiatan Pramuka,  karena pramuka lebih mengajarkan bidang kepanduan untuk mencetak generasi mandiri dan jiwa kepimpinan.

Sejarah Kepramukaan Lord Baden Powel dahulu menggunakan topibambu untuk pramuka,  namun saat ini sdh jarang menggunakan lagi terkait kebijakan. 

Model topi pandu minimalis dan cocok untuk Penegak pramuka. 
Topibambu pandu KNIL untuk putri
Topibambu koboy ala Amerika 

Saturday, November 17, 2018

Kopeah Bambu Hadir di Festival Lenong Betawi HUT Tangsel ke 8

Pondok Aren Tangerang Selatan,  17 November 2018 lapangan Kec. Pondok Aren dilaksanakan festival Lenong Betawi dalam rangkaian HUT Tangsel ke 8.
Acara ini banyak menampilkan tarian,  pencak silat,  palang pintu,  hadroh dan tarterikhal seni budaya Betawi.

Mulai dari pintu masuk banyak tenda tenda menampilkan aneka produk jajanan dan produk lokal dari khas Tangsel, termasuk beberapa tenda yang di sediakan untuk umkm pelaku usaha Ekraf DisPar Prov Banten dengan harapan untuk partisipasi acara Festival Lenong Betawi  ujar Kasie Parawisata Ibu Ina saat di Lokasi Acara.

Presenter Acara Festival Lenong Betawi Gunakan Kopeah Bambu ALFDIN Tangerang

Promosi Kopeah Bambu Tangerang Motif Natural dan Batik

Stand Produk Kopeah Bambu Tangerang

Stand Acara Festival Lenong

Suasana siang Hari di Festival Lenong Betawi

Bangun Ekonomi Digital, Industri Kreatif Bersama Smartfren

Bicara digital atau pun dunia ekonomi pastinya harus melalui sumber yang pasti dan adanya peningkatan ekonomi di masyarakat. Perkembangan e...