Sunday, January 5, 2020

Giatkan Ekonomi Masyarakat melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Kab.Tangerang

Nahdlatul Ulama terlahir tidak hanya dibangun dengan tradisi keagaman, nasionalisme dan pemikiran, namun ia juga dibangun oleh kekuatan ekonomi. Tiga fondasi itulah yang menjadi pilar berdirinya NU 1926, dan sering disebut sebagai tiga pilar penyokong berdirinya NU. Tiga pilar utama, yaitu: Nahdlatul Waton, sebagai semangat nasionalisme dan politik, Taswirul Afkar, sebagai semangat pemikiran keilmuan dan keagamaan dan Nahdlatut Tujjar sebagai semangat pemberdayaan ekonomi.

Proses perkembangan zaman di era Digital  yang saat  ini tak luput dari Dunia sosial media, mau tak mau informasi harus segera di kuasai.
Cikupa, 5 Januari 2020 proses  membangun pondasi awal pun di lakukan dengan berkumpulnya secara bersamaan diwakili sekitar 13 Kecamatan di Kab.Tangerang untuk mendesain sebuah amanah yang harus di jalankam sesuai amanat Muktamar Nu ke 33 Jombang untuk Perekonomian umat.

Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama(LP-NU) Kabupaten Tangerang

Acara Diskusi perdana di lakukan di galery Topibambu di buka langsung sambutan dari Pembina Ust H Agus Sugihartono,SE  dan sambutan di lanjutkan oleh H.Yumni Al Hilal,M.A  menjelaskan proses penyusunan Pengurus LPNU di Kab.Tangerang dengan harapan agar perekonomian saat ini dapat mengetaskan pengngaguran dan mengangkat ekonomi lokal yang ada potensi di wilayah masing masing.
Penguatan SDM, Pengembangan Koperasi dan Pengembangan ekonomi merupakan tujuan Goal yang akan di prioritaskan dalan program kerja kedepan.
Setelah pemaparan dan di lanjutkan diskusi pengenalan peserta yang hadir .
Diskusi LP-NU kab.Tangerang 5/01/2020 Cikupa, Galery Topibambu

Semangat Pemuda Membangun LP-NU Kab.Tangerang

Tuesday, December 17, 2019

Makan Nasi Tembel Kampung Kalapa Suasana Nyaman dan Aman

porsi sendiri harga terjangkau nasi liwet dan pendukung nya sambel,ikan asin, ikan emas ...wow mantap

Ini dia mug unik dan pakai air teh anget , sangat nikmat di suasana musim hujan
Suasana kampung dengan musik sunda kampung kalapa di beritakan Hoak , kang agush pun visit dan makan siang , namun semua itu berita bohong, tidak tergangu apapun saat makan dan sambil memancing  dengan suasana  nuansa saung bambu dan gemercik air hujan.
 17/12/019

Saturday, December 7, 2019

Hajatan (HUT ke 2) Ala Aing Tangerang


Pembagian doorprize oleh ketua Aing Tangerang, kegiatan ini merupakan wadah bagi para anggota atau pun simpatisan dan di lakukan setiap tahun sekali, agar mendapatkan bibit bibit potensi budaya tangerang tidak punah dan melestarikan bahasa aing asli dari tangerang

Foto booth dan supported bisa terlaksanaya acara ini meskipun di guyur hujan terus berjalan dan para relawan aing tangerang dengan semangat untuk melestarikan seni budaya baik silat, topeng dan musik tradisional tampil di hajatan tangerang ini.

Stand komumitas ala banten 

Akativitas kegiatan acara sekitar 1.000 tamu yang ingin melihat dari siang hingga malam ini jam 21 masih membagikan doorprize dan pentas seni ujar kang udel ketua aing tangerang saat ngobrol di depan panggung saat acara berlangsung.

Wednesday, October 23, 2019

Kisah inpirasi dan Kerja Nyata Nadiem Makarim



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim Kabinet Indonesia Maju
Konsep Pendidikan  Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju

Dunia pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi setiap tahun baik lulusan SMA/SMK banyak yang langsung kerja bagi yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, namun setelah lulus Perguruan Tinggi juga secara lapangan kerja sangat bersaing ketat baik terutama bagi yang tidak siap terjun ke dunia usaha, dalam buku BJ Habiebie  SDM yang handal harus memiliki Keterampilan, Pengetahuan dan profesional.
Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bagi kangagus dan pembaca, sumber gambar dan link asli langsung di tulis .

Sumber : Gambar Wahyu Putro/kompas.com
https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/nasional/read/2019/10/23/08390131/nadiem-makarim-ditunjuk-jadi-menteri-pendidikan-dan-kebudayaan

Menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Setelah pelantikan menteri Indonesia Maju, melihat sosok menteri yang umurnya relatif masih energik dan masih mudah telah memberikan karya nyata, link ini berasal dari biografi https://www.biografiku.com/biografi-nadiem-makarim-pendiri-go-jek/
Setelah lama menjadi CEO Gojek, kemudian pada bulan Oktober 2019 ia kemudian memilih mengundurkan diri dari Gojek, Perusahaan yang ia sudah bangun selama bertahun-tahun. Walaupun memutuskan mundur, Nadiem Makarim masih memiliki saham sekitar 4,81 persen.
Setelah mundur dari Gojek, Nadiem Makarim kemudian ditunjuk oleh Presiden Joko Widodomenjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Indonesia Maju tahun 2019 hingga 2024.

Monday, October 14, 2019

*Kerajinan Bambu di tengah Arus Zaman: Potensi Industri dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Kab. Tangerang*

*Kerajinan Bambu di tengah Arus Zaman: Potensi Industri dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Kab. Tangerang*

Tangerang, 14 Oktober 2019 kab.Tangerang telah di juluki sebagai kota 1000 Industri daN Jasa dimana terdapat 29 Kecamatan ada 246 Desa tersebar dengan perbatasan Bogor, Lebak, DKI Jakarta  sebagai penyangah ibu kota saat ini.

Namun perkembangan saat ini perkembangan tangerang dengan jumat penduduk 3.5 Juta jiwa   dengan banyaknya kaum urban di tangerang ini.
Tangerang telag menjadi kota industri namun tidak lupa akan sejarah bahwa dahulu tahun 1887 sudah ada industri kerajinan topibambu yang di buat oleh masyarakat pribumi.
Proses pembuatan anyaman bambu, foto dok pribadi kangagush 2016

Produk Inovasi dan kreatif  by kangagus

Tuesday, October 8, 2019

Produk Keranjang Bambu TEI 2019

Produk Besek Bambu Kotak 17x17
Model :TB-0001

Produk Packing Sedotan
Model :TB-0002

Produk Keranjang Kotak
Model : TB-0003

Produk keranjang Gelas
Model :TB-0004

Produk Keranjang Botol
Model :TB-0005

Produk Keranjang Telor
Model :

Wednesday, September 18, 2019

Koperasi KOKOM BIMTEK Revitalisasi Koperasi

Acara Revitalisasi Peranan Koperasi di Kab Tangerang

Tangerang, 18 September 2019 Dinas Koperasi Dan UKM Kab.Tangerang mengadakan acara Revitalisasi Koperasi  di Lemo Hotel dengan harapan kedepan Koperasi yang baru, atau sudah lama ataupun yg belum berkembang di undang semua sekitar 200 Koperasi se Kab Tangerang agar dapat memberikan manfaat untuk anggota ujar Kepala Dinas Koperasi Drs Tedi S saat pembukaan acara tersebut.
Acara Revitalisasi Koperasi ini langsung di berikan materi oleh Kementrian Koperasi RI bidang Kasubid Tatalaksana Koperasi ibu Lelly tentang pondasi penting koperasi sesuai Prinsip Koperasi.
Prinsip-Prinsip Koperasi :
1. Keangotaan bersifat sukarela dan terbuka.
Maksudnya setiap keanggotaan / anggota secara sukarela memberikan modalnya sendiri-sendiri untuk di gabungkan sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan kenggotaan bersifat terbuka maksudnya terbuka untuk siapa saja yang mau menjadi anggota koperasi tersebut
2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi.
Karena setiap kenggotaan koperasi bebas berpendapat, tetapi yang dimaksud bebas berpendapat harus memakai aturan yang jelas berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan demi mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
Maksudnya setiap hasil usaha (SHU) adalah jasa darj masing-masing anggota dan modal dari masing-masing anggota ,jadi pembagian SHU setiap anggota harus dibayar secara tunai karena disini setiap anggota adalah investor atas jasa modal,selain investor anggota koperasi adalah pemilik jasa sebagai pemakai /pelangan. SHU juga merupakan hak dari setiap anggota koperasi.
4.Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
Pembelian balas jasa di dalam anggota koperasi terbatas oleh besarnya modal yang tersedia. Apabila modal sedikit pembelian balas jasanya juga sedikit dan begitu juga sebaliknya, jadi dilihat dari besar-kecilnya modal anggota itu sendiri.
5. Kemandirian.
Maksudnya setiap anggota mempunyai peran, tugas dan tanggung jawab masing-masing atas setiap usaha itu sendiri, selain itu anggota koperasi di tuntut berperan secara aktif dalam upaya mempertingi kualitas dan bisa mengelola koperasi dan usaha itu sendiri.
6. Pendidikan perkoperasiaan
Maksudnya pendidikan perkoperasiaan memberikan bekal kemampuan bekerja setelah mereka terjun dalam masyarakat karena manusia disamping sebagai makhluk sosial juga sebagai makhluk individu, dan melalui usaha-usaha pendidikan perkoperasian dan partisipasi anggota sangat di hargain dan dianjurkan dalam berkehidupan koperasi, selain itu juga melalui pendidikan perkoperasiaan setiap orang dapat memenuhi kebutuhannya masing-masing.
7. Kerjasama antar koperasi.
Maksudnya adanya hubungan kerjasama antar koperasi satu dengan koperasi lainnya untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama dan dengan adanya kerjasama antar koperasi dapat mewujudkan kesejahteraan koperasi tersebut
Koperasi Produsen Komunitas Topi Bambu di Singkat koperasi Kokom yang berada di cikupa.Kegiatan Koperasi Kokom bergerak di bidang Produsen.
Koperasi Produsen KOKOM


Giatkan Ekonomi Masyarakat melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Kab.Tangerang

Nahdlatul Ulama terlahir tidak hanya dibangun dengan tradisi keagaman, nasionalisme dan pemikiran, namun ia juga dibangun oleh kekuatan ek...