Friday, September 29, 2017

Masjid Apung Menjadi Ikon Kota Palu

Saat menjelang sholat dhuzur di kota palu, kangagus menelusuri pantai Talise ada sebuah banguna cukup megah dan ada di pinggir pantai yaitu  Masjid apung Arkam Babu Rahman deket jembatan Empat Palu Sulteng, Masjid ini dibangun pada tahun 2011 sebagai ikon kota palu, cukup menampung jamaah untuk sholat dengan total  hanya 200 , bentuk ornamen keramik asli india.
MASJID ini Di dirikan di teluk pantai talise  dengan warna pancaran kubah terapung, merah, jingga, hijau, unggu, biru, pink dan putih kalau malam bergantian dalam hitungan detik jika di nyalakan sumbe www.mdetik/travel/ masjid terapung dengan 7 kubah cahaya.

Berikut ini ada beberapa foto masjid Apung di Kota Palu berdiri di atas pantai.

Masjid Apung Tampak Depan
Masjid Apung Kota Palu tampak dekat
Masjid Apung tanpak jauh

Teknologi Tepat Guna TTG Nasional Menjadi Produk Desa

Parigi Mountung 28 September 2017, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi(Kemendes PDTT) meresmikan Gelar Teknologi Tepat Guna  TTG Nasional XIX di Kabupaten Parigi Mountung
Acara ini menjadi instrumen bagi inovator untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai temuan yang berbasis kearifan lokal
Mentri Eko Putro Sandjojo dalam sambutannya di Parigi Mountong Sulawesi Tengah, TTG tidaklah suatu alat atau mesin, melainkan juga berupaTeknologi atau produk yang menghasilkan nilai dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan, Dana Desa dapat di gunakan untuk membiayai  kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi, sumber .www.bergelora.com/nasional/kesra/7323-ayo-mendes-eko-teknologi-tepat-guna-sangat-butuh-dukungan-dunia-usaha.html

Di kabupaten kota ada posyantek " Pusat Pelayanan Teknologi Tepat Guna" berfungsi sebagai informasi  dan promosi yang terkait dgn teknologi tepat guna yg di arahkan untuk menjembatani masyarakat pengguna telnologi denganbsumber TTG (inventor/inovatorTTG)
Dari 34 provinsi menjadi peserta ,gelar TTG Nasional menetapkan 20 produk TTG unggulan  dgn katagori Inovasi Desa dan Produk Posyantek diantaranya mesin pemisah biji kapok, teknologi usir burung, alat penyaring air,alat pemberi makan ikan otomatis instalasi budidaya kepiting cangakang lunak atau soka portable.
Provinsi jawabarat, banten pun hadir untuk gelar TTG tersebut, provinsi banten dari kab.Tangerang, Tangerang selatan, kota serang dan cilegon, Perlatan TTG inovasi Buah Berenuk sebagai Energi Alternatif dari Tangerang, Alat mesin 3 fungsi kota serang  yang di tampilkan serta alat untuk pembuatan  batok kelapa menjadi arang dan Pupuk Organik Cair (POC)

stand Prov Banten TTG Di Palu
Posyantek Kab.Tangerang Agus Hasanudin dengan Mentri Pembangunan Daerah  dan Transmigrasi Bpk Eko Putro Sandjojo B.SEE ., M.BA
Inventor Energi Listrik Alternatif Buah Berenuk Posyantek Kec.Cikupa Kab.Tangerang

Tuesday, September 19, 2017

Ambasador dan Kartun Si Topibambu Tangerang

Keberadaan topibambu dalam buku Pramoedya Ananta Toer " Jalan Raya Pos Jalan Daendels "  sejak 1887 pada halaman 40 sd 43 buku itu menggambarkan topianyaman bambu menjadi terkenal di dunia sebut saja tangerang telah mengekspor topi 145 juta buah.

Semoga latar belakang ini menjadi ujung tombak kami sebagai warga masyarakat dan telah di adanya komunitas topibambu ingin memberikan warna di jaman digital ini dan sekalaigus lauching maskot Si Topibambu ...menjadi game dan kartu untuk menjadi revolusi mental bagi masyarakat yang mandiri.Realisasi ini juga kami ucapkan atas dukungan dari Akademi Bambu Nusantara Founder Mukodas Albantani, Universitas Bina Nusantara miss Weny dan tim mahasiswa  dan Komunitas Topibambu Kangagush

Brand Ambasador Si TopiBambu

Saturday, September 9, 2017

Hutan Sumber Kehidupan Masa Depan

Berdasarkan Peraturan menteriLingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) no. 83 tahun 2016 tentang perhutanan sosial. Pemerinrah memberikan akses legal kepada masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutam atau masyarakat hukum adat  untuk mengelola hutan secara lestari melalui lima skema yakni hutan desa, hutan masyarakat,  hutan tanaman rakyat, hutan rakyat, hutan adat, dan kemitraan kehutanan.

Diskusi bersama Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Hidup, Hadi Daryanto dalam acara Festival PeSoNa Tahun 2917 bertema Saatnya Untuk Rakyat dalam.rangkab membangun Kolaborasi yg produktif  pemerintah dgn Masyarakat. Pak Dirjen menggunakan Topibambu dgn Mc Miing Bagito.Gedung Manggala Wanabakti Jakarta  tgl 6 Sd 8 September  2017

Stand Komunitas Bambu Nusantara
Festival  Kehutanan Sosial Nusantara
Stand Kerajinan kopiah bambu
Pameran Bambu
Kangagush Pameran Komunitas
DIRJEN kehutanan Lingkungan Hidup gunakan topibambu
MUSIUM Kementrian Lingkungan Hidup

Pelaku UMKM Banten hadir Dukung Destinasti Wisata Oleh Oleh Banten

Banten, 27 Juli 2018 tepatnya Aula Dinas Parawisata di Lantai 2 Pusat Pemerintahan Prov Banten, Acara tersebut dibuka Langsung oleh Kepala D...