Minggu, 26 Juni 2011

Cara Mencari Tambahan dari Ngeblog Yakin????


Tak terasa sudah larut malam ternyata selain memiliki tujuan ngeblog/nulis banyak keunutungan apabila pekerjaaan atau kegiatan dilakukan dengan iklas dan sungguh sungguh maka akan terjadi “ Kunfayakun” sambil berkunjung ke blog komunitas tetangga akhirnya menemukan beberapa website  situs yang mau membayar tulisan atau kerjaan yang telah dilakukan . Semoga  teman-teman yang membaca dan hobi menulis dapat semangat kembali

Sabtu, 11 Juni 2011

KuN Fayakun For Business


Sabtu, 11 Juni 2011 Kang agush dapat mengikuti Acara Seminar  dengan Pembicara Mas Mono ( Pemilik Outlet Ayam bakar Kalasan) dan Ust. Hendy Irawan Motivator Tahfidz Daarul Qur”an ). Acara ini berlangsung di Gedung Kantor PT. Telkom Audotrium Infokom Jakarta Jl. Gatot Subroto .

Jumat, 10 Juni 2011

Kisah Seekor Kadal Yang Terjepit Selama 10 Tahun

Kisah ini  semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca.
Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, diamenemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Kamis, 09 Juni 2011

BaAGOS (Banten Go Open Source) dan Perannya Sebagai Aktor Penggerak Open Source Software Provinsi Banten


Kang agush saat mengikuti acara roadshow  yang telah di presentasikan oleh Relawan Telematika ( FORMAT) Se-Provisi Banten yang dilaksanakan di Kampus BSI BSD Tangerang pada tanggal 19 Maret 2011 yang acara pembukaan di oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten Bpk. Ir. M. Husni Hasan, CES


Senin, 06 Juni 2011

LEGALITAS ALAT PENGHEMAT LISTRIK


DRAGON POWER
PENGHEMAT LISTRIK MULTI FUNGSI
TERBUKTI MAMPU MENGHEMAT LISTRIK ANDA BERDASARKAN HASIL UJI LIPI
No BTP-025-PC-TP-006-10/B

( Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian - LIPI )
  • DRAGON POWER Telah lulus UJI LIPI No BTP-025-PC-TP-006-10/B
    (Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian-LIPI )
  • Capasitor bank sesuai dengan SK Menteri PU No.23/PRT/78
  • Mendukung INPRES No.10 tahun 2005 tentang Penghematan Energi
 
 

Jumat, 03 Juni 2011

SEPUTAR DRAGON POWER

DRAGON POWER
PENGHEMAT LISTRIK MULTI FUNGSITERBUKTI MAMPU MENGHEMAT LISTRIK ANDA BERDASARKAN HASIL UJI LIPI
No BTP-025-PC-TP-006-10/B
( Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian - LIPI )



  • DRAGON POWER Telah lulus UJI LIPI No BTP-025-PC-TP-006-10/B ( Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian-LIPI )
  • Capasitor bank sesuai dengan SK Menteri PU No.23/PRT/78
  • Mendukung INPRES No.10 tahun 2005 tentang Penghematan Energi

Mesin Antrian Multimedia

Perkembangan pelayanan publik saat ini sedang dijadikan proritas utama, karena kepuasan nasabah atau konsumen sangat penting. Pelayanan di perbankan saat ini sangat utama khususnya saat akan melakukan transaksi di Bank.
Berikut ini kang agush menulis dan bercerita  pemasangan Mesin Antrian Multimedia . Adapun cara kerja Mesin Antrian ini di bagi 2 Bagian :

Software Pendukung : Aplikasi Mesin Antrian, Software Windows
Hardware Pendukung: Personal Komputer, Printer, Soundsystem, Master Terminal. Key Customer, Key Counter, Main Display
Maindisplay : untuk menampilkan No. Antrian, Ada Iklan, ada TV dan Video
Key Customer : untuk mengambil Nomor sesuai tujuan nasabah
Master Terminal dan Key Conter : Media pegawai untuk memanggil No. Antri
Berikut  ini Gambar
Gambar Key Customer K-Kios

Model Foto Topi Bambu






TOPI PANTAI 


PELUANG USAHA DAN KERJASAMA MITRA USAHA






Kangagush  menerima pendaftaran Mitra (reseller).
Syarat jadi distributor, pembelian awal minimal 3 Unit Alat Penghemat Listrik dari harga eceran/ritel. Harga-harga pada situs www.kangagush.blogspot.com  merupakan harga eceran resmi Dragon Power Distributor mendapat diskon 20% dan mendapatkan broshur untuk sarana penjualan. Alat Penghemat Listrik R1-R3 setelah menjadi Mitra.Pembelian selanjutnya tidak terbatas dan Ongkos kirim ditanggung Mitra.

Untuk keperluan pameran dan promosi, Mitra bisa memberikan diskon dan menurunkan harga dalam batas kewajaran. Mitra mempunyai kewajiban untuk belanja minimal satu kali dalam waktu satu bulan.

Rentang waktu tiga bulan, kami kira cukup untuk menunjukkan keseriusan atau cocok tidaknya distributor dalam usaha ini. Jika dalam waktu tiga bulan, Mitra tidak melakukan pembelanjaan, maka Mitra kehilangan hak mendapatkan diskon.
Jika ingin menjadi Mitra kembali, maka harus melakukan pembelian awal minimal tiga Unit Alat Penghemat Listrik harga eceran/ritel. Pembelian rutin dan dalam jumlah besar, harga masih bisa nego.
Untuk info selanjutnya bisa menghubungi :
Kangagush
Alamat : Jl. Raya Serang Km 15 Cikupa Tangerang Banten

Rifani Zalfa Telah Ikut Wisuda Akbar Indonesia Menghapal Ke 2

Berangkat dari Cikupa Tangerang beserta 7 orang yang akan mengikuti Acara yang berlangsung di Masjid At-Tiin pada Senin(16/5)ini disesaki oleh peserta sampai di halaman masjid. Tiba di Masjid AT-Tiin Kang agus beserta Rombongan dan Putri Rifani Zalfa umur 6 thn  sudah yang kedua kali mengikuti Acara ini . Hapalan yang di setorkan adalah surat Al-Mulk.

Pada wisuda kali ini surat yang dihafal ada 4 surat, yaitu: Al-Mulk (Tabarok), Al-Waqi’ah, Ar-Rahman dan Yaasiiin. Setiap peserta harus mendatangi stan-stan yang telah ditentukan nama surtanya untuk menyetor hafalannya. Selain wisuda, sebagai cindera hati bagi peserta, panitia menyediakan hadiah berupa 1 buah mobil baru, 10 paket umroh dan 10 sepeda motor serta hadiah hiburan lainnya.


Pesan dari Ust Yusuf Mansyur untuk wisuda tahun depan adalah hapalan Juz Amma. Nach semoga anak ku dan rombongan dapat mengikuti Wisuda Akbar ke Tiga .
Dibawah ini Ikrar Wisuda Akbar

Akhirnya setelah acara di akhiri dengan pembarian cindra mata dan di tutup dengan Do'a kang agush besertya rombongan meninggal kan Masjid At-Tiin  jam 14.30

Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan " KOMUNITAS BLOGGER ASEAN-INDONESIA"

Tiba di lokasi kang agush bertemu dengan bloger seluruh Jakarta, Bekasi, Tangerang dll. Pas Jam 18. 30 WIB di tempat Es Teller 77 akhirnya  di Deklarator pembentukan Komunitas Blogger ASEAN-Indonesia (ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia). Acara dibuka oleh Bpk Djauhari Oratmangun sebagai Kemenlu RI dan di hadiri oleh  Hazairin Pohan, Aris Heru Utomo, Iman Brotoseno, Amril Taufik Gobel, Eko Eshape, Blontak Poer, Gempur, Kuku TW, Mubarika, Farid, … dan lain-lain.


Dalam pandangan pak Hazairin saya sangat setuju peranan Blogger kedepan harus lebih aktif dalam mengangkat keadaan di setiap wilayahnya baik wisata kuliner , wisata kekayaan alam dll sehingga Blogger dapat memberikan peranan untuk membantu dan memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada mayarakat.

Pandangan 3 Pilar Komunitas Blogger Asean ini  antara lain Bidang Keamanan, Bidang Ekonomi,  dan Budaya. Yang cukup menarik perhatian Kang Agush adalah Peranan kedepan Komunitas Blogger Asean ini agar lebih memperhatikan Ekonomi Kerakyatan, Sehingga pada saat perdagangan bebas nanti setiap pengusaha kecil sudah memiliki pondasi-pondasi yang cinta tanah air sehingga tidak dapat merubah pandangan terutama pergeseran rasa kebangsaan.Dapat kunjungi  http://aseanblogger.com/?p=614#comment-4329  dan http://arishu.blogspot.com/2010/05/peran-blogger-dalam-pembentukan.html

Semoga dengan di
DEKLARASI PEMBENTUKAN
KOMUNITAS BLOGGER ASEAN-INDONESIA
(ASEAN BLOGGER COMMUNITY CHAPTER INDONESIA)

Pemikiran dan informasi dapat di berikan kepada masyarakat dan peranan Blogger sangat membantu dalam terciptanya rasa aman dan tentram di Bumi Indonesia ini.

KOMPETISI BLOGGER BANTEN 2011

Forum Relawan Telematika (FORMAT) Provinsi Banten menyelenggarakan Kompetisi Blogger Banten dengan syarat-syarat sebagai berikut:
  1. Peserta adalah Pelajar/ Mahasiswa/ Umum yang berasal atau berdomisili di Wilayah Provinsi Banten.
  2. Peserta boleh mendaftarkan website/blog yang telah dimiliki atau dapat menggunakan layanan Pembuatan Website Gratis yang telah disediakan pada situs www.banten.web.id dan akan memperoleh sub domain dengan alamat www.namaanda.banten.web.id dengan cara mendaftar pada menu REGISTRASI yang tersedia.
  3. Mengisi Formulir Pendaftaran Peserta Kompetisi secara Online pada situs www.blogger.banten.web.id antara tanggal 16 Januari sampai 15 April 2011.
  4. Peserta bebas berkreasi sejauh tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi, mengeksploitasi pornografi, atau memicu konflik SARA.
  5. Foto atau bentuk grafis lain dapat digunakan untuk menunjang isi ataupun tampilan blog sejauh tidak melanggar hak cipta (copy rights).
  6. Memasang image link (banner) BLOGGER BANTEN secara permanen pada blog yang didaftarkan. Image link dapat dipasang di header, sidebar, atau footer,tetapi bukan sebagai bagian dari posting.
  7. Blog harus mempunyai minimal 5 link ke blogger lain peserta kompetisi.
  8. Aktif dalam Media Silaturahmi Suarablogger.com
Hadiah-hadiah yang disediakan oleh panitia antara lain :
  • Notebook Bagi Juara 1,2, dan 3
  • HP Online Bagi Juara Harapan 1,2,3, dan 4
Biasiswa Bagi Pelajar
  • Bagi Peserta Pelajar disediakan hadiah Beasiswa untuk Juara 1,2,3 dan Harapan 1,2,3,4 Masing-masing Rp. 5.000.000,-
Voucher Hosting dari Sponsor
  • 1.000.000,-
  • 750.000,-
  • 500.000,-
  • 250.000, x 4
Pelaksanaan Penilaian terhadap Website / Blog Peserta Kompetisi untuk penentuan pemenang akan dilaksanakan antara tanggal 5 - 20 April 2011.
Kriteria Penilaian :
  1. Tampilan / desain blog (15%)
  2. Aktifitas update blog (25%)
  3. Konten tulisan (40%)
  4. Interaktivitas (komentar pada blog) (20%)

Informasi lebih lanjut hubungi:
Sekretariat Forum Relawan Telematika Provinsi Banten
Jl. KH. Abdul Fatah Hasan No.34a Cijawa, Kota Serang – Banten
Telp. 0254-2412334, 2412335 Fax. 0254-209043
email    : relawan@telematika.info | HP : 0819 816 992
YM : telematikaonline, mas_darmono

sumber :http://banten.web.id/petunjuk/

Roadshow Telematika Se-Provinsi Banten

Kang agush hadir dalam kegiatan Roadshow Telematika yang diadakan oleh FORMAT ( Forum Relawan Telematika) yang diadakan di kampus BSI, Tepatnya jam 9.30 tanggal 19 Maret 2011 mengikuti acara ini dan dibuka oleh Kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten oleh BapakIr. H. M. Husni Hasan ,CES .

Dalam sambutannya Pak Husni  menekankan agar masyarakat tidak menggunakan software  windows Ilegal, karena tidak sesuai  Undang-Undang No.19 tahun 2002  dengan sanksi 7 tahun penjara dan denda  5 Milyar.
Oleh karena itu sebaiknya masyarakat dapat menggunakan Software BAGOS ( Banten  Open Source ) dimana software tersebut didapatkan dengan gratis dan tahan terhadap virus.

Kunfayakun semua kan tercapai dengan niat dan implematasi semua kalangan agar dapat menjalankann sesuai dengan aturan dan perundangundangan yang berlaku.

Model Anyaman TopiBambu

Model Anyaman TopiBambu

Tak terasa teriknya matahari di siang hari ini sekitar jam14. 30 kangagush  meluncur menggunakan sepeda motor menuju pengrajin TopiBambu di daerah Pasar Kemis Kabupaten Tangerang tepatnya di dareah Sindang Jaya Sukahaja jam 13.45 bertemu dengan seorang pengusaha anyaman topi bambu yang langka ini yaitu Bapak Endin Burhanudin dan Bapak Rosihan sebagai Industri Topi Bambu yang melakukan setiap bulannya 20 Kodi di osarkan seluruh indonesia terutama kota kota besar seperti Surabaya, Makasar Solo, Lampung , Palembang sampai ke Sorong khususnya Topi Pramuka.

Ini Foto Bapak Endindan Bapak Rosihan sebagai Home Industri Pengrajin Topibambu yang siap menerima pesanan atau bisa melalui website http://www.topibambu.com/ apabila ingin memesan via online.






Dan ini Gambar atau Foto TopiBambu apabila pembaca inginmemesanya via online atau bisa sms ke 081905042927

Pemasangan DRAGON POWER





  • Pemasangan DRAGON POWER Sangatlah mudah, yaitu cukup hanya dengan dicolok pada salah satu stop kontak ditempat anda,
  • Colok pada stop kontak yang terdekat dengan BOX MCB, agar efek penghematannya lebih MAKSIMAL.
  • Jangan dipasang pada stop kontak yang KENDOR!!!... ( Pemasangan harus RAPAT/KUAT )

  • Untuk jaringan 3 phase maka harus dipasang 3 unit DRAGON POWER yang dipasang pada masing-masing phase ( R, S, T )
Caranya Adalah :
  • Masing2 phase dibuat stop kontak khusus, dan colok DRAGON POWER pada stop kontak tsb.
  • Sebaiknya buat stop kontak khususnya di dekat Box Panel MCB agar lebih efektif penghematannya.

TOTAL HARMONIK DISTORTION


































MEMAHAMI FAKTOR DAYA


Arwindra Rizqiawan

Istilah faktor daya atau power factor (PF) atau cos phi merupakan istilah yang sering sekali dipakai di bidang-bidang yang berkaitan dengan pembangkitan dan penyaluran energi listrik. Faktor daya merupakan istilah penting, tidak hanya bagi penyedia layanan listrik, namun juga bagi konsumen listrik terutama konsumen level industri. Penyedia layanan listrik selalu berusaha untuk menghimbau konsumennya agar berkontribusi supaya faktor daya menjadi lebih baik, pun para konsumen industri juga berusaha untuk mendapatkan faktor daya yang baik agar tidak sia-sia bayar mahal kepada penyedia layanan. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan faktor daya? Tulisan ini akan membahas secara ringkas tentang faktor daya.

Faktor daya
Pada pembahasan kali ini, asumsi yang digunakan adalah sistem listrik menggunakan sumber tegangan berbentuk sinusoidal murni dan beban linier. Beban linier adalah beban yang menghasilkan bentuk arus sama dengan bentuk tegangan. Pada kasus sumber tegangan berbentuk sinusoidal murni, beban linier mengakibatkan arus yang mengalir pada jaringan juga berbentuk sinusoidal murni. Beban linier dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, beban resistif, dicirikan dengan arus yang sefasa dengan tegangan; beban induktif, dicirikan dengan arus yang tertinggal terhadap tegangan sebesar 90^0; beban kapasitif, dicirikan dengan arus yang mendahului terhadap tegangan sebesar 90^0, dan beban yang merupakan kombinasi dari tiga jenis tersebut, dicirikan dengan arus yang tertinggal/mendahului tegangan sebesar sudut, katakan, \phi. Gambar 1 menunjukkan tegangan dan arus pada berbagai beban linier.



Gambar 1. Tegangan, arus, daya, pada berbagai jenis beban linier.


Seperti kita tahu, pada listrik, daya bisa diperoleh dari perkalian antara tegangan dan arus yang mengalir. Pada kasus sistem AC dimana tegangan dan arus berbentuk sinusoidal, perkalian antara keduanya akan menghasilkan daya tampak (apparent power), satuan volt-ampere (VA)) yang memiliki dua buah bagian. Bagian pertama adalah daya yang termanfaatkan oleh konsumen, bisa menjadi gerakan pada motor, bisa menjadi panas pada elemen pemanas, dsb; daya yang termanfaatkan ini sering disebut sebagai daya aktif (real power) memiliki satuan watt (W) yang mengalir dari sisi sumber ke sisi beban bernilai rata-rata tidak nol. Bagian kedua adalah daya yang tidak termanfaatkan oleh konsumen, namun hanya ada di jaringan, daya ini sering disebut dengan daya reaktif (reactive power) memiliki satuan volt-ampere-reactive (VAR) bernilai rata-rata nol. Untuk pembahasan ini, arah aliran daya reaktif tidak didiskusikan saat ini. Beban bersifat resistif hanya mengonsumsi daya aktif; beban bersifat induktif hanya mengonsumsi daya reaktif; dan beban bersifat kapasitif hanya memberikan daya reaktif.

Untuk memahami istilah “daya termanfaatkan” dan “daya tidak termanfaatkan”, analogi ditunjukkan pada Gambar 2. Pada analogi tersebut, orang menarik kereta ke arah kiri dengan memberikan gaya yang memiliki sudut terhadap bidang datar, dengan asumsi kereta hanya bisa bergerak ke arah kiri saja tetapi tidak bisa ke arah selainnya. Gaya yang diberikan dapat dipecah menjadi dua bagian gaya yang saling tegak lurus, karena kereta berjalan ke kiri maka gaya yang “bermanfaat” pada kasus ini hanyalah bagian gaya yang mendatar sedangkan bagian gaya yang tegak lurus “tidak bermanfaat”. Dengan kata lain, tidak semua gaya yang diberikan oleh si orang terpakai untuk menggerakkan kereta ke arah kiri, ada sebagian gaya yang diberikannya namun tidak bermanfaat (untuk menggerakkan ke arah kiri). Apabila dia menurunkan tangannya hingga tali mendatar maka semua gaya yang dia berikan akan termanfaatkan untuk menggerakan kereta ke arah kiri.




Gambar 2. Analogi: Usaha untuk menggerakkan kereta ke arah kiri.


Sama halnya dengan listrik, bergantung pada kondisi jaringan, daya tampak yang diberikan oleh sumber tidak semuanya bisa dimanfaatkan oleh konsumen sebagai daya aktif, dengan kata lain terdapat porsi daya reaktif yang merupakan bagian yang tidak memberikan manfaat langsung bagi konsumen. Rasio besarnya daya aktif yang bisa kita manfaatkan terhadap daya tampak yang dihasilkan sumber inilah yang disebut sebagai faktor daya. Ilustrasi segitiga daya pada Gambar 3 memberikan gambaran yang lebih jelas. Daya tampak (S) terdiri dari daya aktif (P) dan daya reaktif (Q). Antara S dan P dipisahkan oleh sudut \phi, yang merupakan sudut yang sama dengan sudut \phi antara tegangan dan arus yang telah disebutkan di awal. Rasio antara P dengan S tidak lain adalah nilai cosinus dari sudut \phi. Apabila kita berusaha untuk membuat sudut \phi semakin kecil maka S akan semakin mendekat ke P artinya besarnya P akan mendekati besarnya S. Pada kasus ekstrim dimana \phi = 0^0, cos \phi=1, S=P artinya semua daya tampak yang diberikan sumber dapat kita manfaatkan sebagai daya aktif, sebaliknya \phi = 90^0, cos \phi=0 S=Q artinya semua daya tampak yang diberikan sumber tidak dapat kita manfaatkan dan menjadi daya reaktif di jaringan saja.

Faktor daya = cos \phi = \frac{P (W)}{S (VA)}



Gambar 3. Segitiga daya


Faktor daya bisa dikatakan sebagai besaran yang menunjukkan seberapa efisien jaringan yang kita miliki dalam menyalurkan daya yang bisa kita manfaatkan. Faktor daya dibatasi dari 0 hingga 1, semakin tinggi faktor daya (mendekati 1) artinya semakin banyak daya tampak yang diberikan sumber bisa kita manfaatkan, sebaliknya semakin rendah faktor daya (mendekati 0) maka semakin sedikit daya yang bisa kita manfaatkan dari sejumlah daya tampak yang sama. Di sisi lain, faktor daya juga menunjukkan “besar pemanfaatan” dari peralatan listrik di jaringan terhadap investasi yang dibayarkan. Seperti kita tahu, semua peralatan listrik memiliki kapasitas maksimum penyaluran arus, apabila faktor daya rendah artinya walaupun arus yang mengalir di jaringan sudah maksimum namun kenyataan hanya porsi kecil saja yang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi pemilik jaringan.

Baik penyedia layanan maupun konsumen berupaya untuk membuat jaringannya memiliki faktor daya yang bagus (mendekati 1). Bagi penyedia layanan, jaringan dengan faktor daya yang jelek mengakibatkan dia harus menghasilkan daya yang lebih besar untuk memenuhi daya aktif yang diminta oleh para konsumen. Apabila konsumen didominasi oleh konsumen jenis residensial maka mereka hanya membayar sejumlah daya aktif yang terpakai saja, artinya penyedia layanan harus menanggung sendiri biaya yang hanya menjadi daya reaktif tanpa mendapatkan kompensasi uang dari konsumen. Sebaliknya bagi konsumen skala besar atau industri, faktor daya yang baik menjadi keharusan karena beberapa penyedia layanan kadang membebankan pemakaian daya aktif dan daya reaktif (atau memberikan denda faktor daya) tentu saja konsumen tidak akan mau membayar mahal untuk daya yang “tidak termanfaatkan” bagi mereka.

Perbaikan faktor daya
Salah satu cara untuk memperbaiki faktor daya adalah dengan memasang kompensasi kapasitif menggunakan kapasitor pada jaringan tersebut. Kapasitor adalah komponen listrik yang justru menghasilkan daya reaktif pada jaringan dimana dia tersambung. Pada jaringan yang bersifat induktif dengan segitiga daya seperti ditunjukkan pada Gambar 3, apabila kapasitor dipasang maka daya reaktif yang harus disediakan oleh sumber akan berkurang sebesar Q_{koreksi} (yang merupakan daya reaktif berasal dari kapasitor). Karena daya aktif tidak berubah sedangkan daya reaktif berkurang, maka dari sudut pandang sumber, segitiga daya yang baru diperoleh; ditunjukkan pada Gambar 4 garis oranye. Terlihat bahwa sudut \phi mengecil akibat pemasangan kapasitor tersebut sehingga faktor daya jaringan akan naik.



Gambar 4. Perbaikan faktor daya


Kompensasi power faktor dengan Kapasitor Bank
Pada dasarnya setiap mesin tu diciptakan untuk merubah energi.. sadarkah anda? kenapa bisa demikian?

Dilihat dari sudut pandang bidang ketenaga listrikan, terdapat dua point utama:

1. “Active“ Energy atau yang lebih populer disebut daya aktif, yang terukur pada kWh meter (P), digunakan untuk merubah energi listrik menjadi energi mekanik dan panas.
2. “Reactive” Energy atau yang lebih beken disebut dengan daya reaktif (Q), diperlukan untuk beban-beban induktif seperti motor, transformer dan lain sebagainya.



Diagram penyaluran energi listrik ke beban

“Efisiensi tenaga listrik dari sebuah sistem instalasi, di ukur dengan faktor daya/cos phi“

dimana:

PF= active power/apparent power = P (kW)/S (kVA) = cos phi

Pada sistem sinosudial, cos phi mengindikasikan tingkat dari daya reaktif yang dikonsumsi oleh beban. Berikut adalah rata-rata pengaruh tingkat pembebanan beban induktif terhadap power faktor:




Perbandingan pembebanan beban induktif terhadap power faktor

“Lho, kenapa kok pada saat beban penuh motor asinkron power faktornya tambah bagus? bukannya motor asinkron itu beban induktif-nya gede?”

Begini… Daya reaktif (Q), dibutuhkan oleh beban-beban induktif seperti diatas, jika beban tersebut dimanfaatkan secara maksimal, maka hasilnya juga maksimal, karena daya reaktif terpenuhi.. lihat point 2 pada mukadimah diatas. ini dia perbandingannya :




Perbandingan efisiensi konsumsi daya reaktif beban-beban induktif


Pada artikel ini telah dibahas pengertian dari daya dan faktor daya pada jaringan listrik. Perbaikan faktor daya dapat dilakukan dengan cara kompensasi kapasitif menggunakan kapasitor.
Referensi :
* Understanding power quality,B.Gridwood,Energy Mad Ltd.
* Understanding power and power quality measurement,–,http://www.transcat.com.
* Understanding power factor,–,http://www.princetongreen.org

PERBAIKAN FAKTOR DAYA

PENDAHULUAN
Sebelum membahas tentang perbaikan faktor daya dengan menggunakan kapasitor, ada baiknya kita mengingat kembali tentang pengertian umum dari Daya Semu, Daya Aktif dan Daya Reaktif.

Dalam sistem listrik AC/Arus Bolak-Balik ada tiga jenis daya yang dikenal, khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z), yaitu:
• Daya semu (S, VA, Volt Amper)
• Daya aktif (P, W, Watt)
• Daya reaktif (Q, VAR, Volt Amper Reaktif)

Untuk rangkaian listrik AC, bentuk gelombang tegangan dan arus sinusoida, besarnya daya setiap saat tidak sama, Maka daya yang merupakan daya rata-rata diukur dengan satuan Watt.
Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter dan juga merupakan daya nyata atau daya aktif (daya poros, daya yang sebenarnya) yang digunakan oleh beban untuk melakukan tugas tertentu.

Sedangkan daya semu dinyatakan dengan satuan Volt-Ampere (disingkat, VA), menyatakan kapasitas peralatan listrik, seperti yang tertera pada peralatan generator dan transformator.
Pada suatu instalasi, khususnya di pabrik/industri juga terdapat beban tertentu seperti motor listrik yang memerlukan bentuk lain dari daya, yaitu daya reaktif (VAR) untuk membuat medan magnet, atau dengan kata lain daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetik sehingga timbul magnetisasi dan daya ini dikembalikan ke sistem karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri, sehingga daya ini sebenarnya merupakan beban (kebutuhan) pada suatu sistim tenaga listrik.

Gambar 1. Segitiga Daya.


Pengertian Faktor Daya / Faktor Kerja
Faktor daya atau faktor kerja adalah perbandingan antara daya aktif (watt) dengan daya semu/daya total (VA), atau cosinus sudut antara daya aktif dan daya semu/daya total (lihat gambar 1).
Daya reaktif yang tinggi akan meningkatkan sudut ini dan sebagai hasilnya faktor daya akan menjadi lebih rendah. Faktor daya selalu lebih kecil atau sama dengan satu.

Secara teoritis, jika seluruh beban daya yang dipasok oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya satu, maka daya maksimum yang ditransfer setara dengan kapasitas sistim pendistribusian. Sehingga, dengan beban yang terinduksi dan jika faktor daya berkisar dari 0,2 hingga 0,5, maka kapasitas jaringan distribusi listrik menjadi tertekan.
Jadi, daya reaktif (VAR) harus serendah mungkin untuk keluaran kW yang sama dalam rangka meminimalkan kebutuhan daya total (VA).

Faktor Daya / Faktor kerja menggambarkan sudut phasa antara daya aktif dan daya semu. Faktor daya yang rendah merugikan karena mengakibatkan arus beban tinggi. Perbaikan faktor daya ini menggunakan kapasitor.

Kapasitor untuk Memperbaiki Faktor Daya
Faktor daya dapat diperbaiki dengan memasang kapasitor pengkoreksi faktor daya pada sistim distribusi listrik/instalasi listrik di pabrik/industri.
Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif, juga daya semu yang dihasilkan oleh bagian utilitas.

Sebuah contoh yang memperlihatkan perbaikan faktor daya dengan pemasangan kapasitor ditunjukkan dibawah ini:
Contoh 1. Sebuah lampu 20Watt terhubung pada tegangan listrik 220V, (dengan faktor daya=0.766, kalau dihitung pakai kalkulator ketemu 40 derajat, dan sin Φ=0.643) maka:
Pnyata = V * I * cos Φ
Sehingga I = Pnyata / (V * cos Φ)
= 20 / (220 * 0.766)
= 0.119 Ampere

Psemu = V * I
= 220 * 0.119
= 26,11 VA
Pbuta = V * I * sin Φ
= 220 * 0.119 * 0.643
= 16.83 VAR

Kemudian dipasangkan kapasitor, sehingga faktor dayanya naik menjadi 0.940, (kalau dihitung dengan kalkulator ketemu 20 derajat dengan sin Φ = 0.342), maka kalau digambarkan lagi menjadi:

Pnyata = V * I * cos Φ
Sehingga I = Pnyata / (V * cos Φ)
= 20 / (220 * 0.940)
= 0.097 Ampere

Psemu = V * I
= 220 * 0.097
= 21.27 VA
Pbuta = V * I * sin Φ
= 220 * 0.097 * 0.342
= 7.30 VAR
Contoh 2. Sebuah pabrik kimia memasang sebuah trafo 1500 kVA. Kebutuhan parik pada mulanya 1160 kVA dengan faktor daya 0,70. Persentase pembebanan trafo sekitar 78 persen (1160/1500 = 77.3 persen).
Untuk memperbaiki faktor daya dan untuk mencegah denda oleh pemasok listrik, pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor. Hal ini meningkatkan faktor daya hingga 0,89, dan mengurangi kVA yang diperlukan menjadi 913 kVA, yang merupakan penjumlahan vektor kW dankVAr. Trafo 1500 kVA kemudian hanya berbeban 60 persen dari kapasitasnya. Sehingga pabrik akan dapat menambah beban pada trafonya dimasa mendatang. (Studi lapangan NPC)

Contoh 3. Sekelompok lampu pijar dengan tegangan 220V/58 W, digabungkan dengan 12 lampu TL 11 W, ada 30 buah lampu pijar dan lampu TL. Faktor daya terukur sebesar cos alpha1= 0,5. Hitunglah daya semu dari beban dan besarnya arus I1 sebelum kompensasi, Jika diinginkan faktor kerja menjadi cos alpha2=0,9. hitung besarnya arus I2 (setelah kompensasi).
a) Besarnya daya lampu gabungan
PG = (58 W x 18) + (11 W x 12) = 1176 watt = 1,176 kW
Cos phi1 = PG/S1 ->> S1 = Pg/Cos phi1 = 1,176kW/0,5 = 2,352 kVA.
I1 = S1/U = 2,352 kVA/220 V = 10,69 ampere (A)--> sebelum kompensasi
b) besarnya daya setelah kompensasi (cos phi = 0,9)
S2 = PG/Cos phi2 = 1,176 kW/0,9 = 1,306 kVA
maka I2 = S2/U= 1,306 kVA/220 V = 5,94 A --> setelah kompensasi

Keuntungan Perbaikan Faktor Daya dengan Penambahan Kapasitor adalah :
1. Bagi Konsumen, khususnya perusahaan atau industri:
• Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya terus menerus.
• Mengurangi biaya listrik bagi perusahaan, sebab:
(a) daya reaktif (kVAR) tidak lagi dipasok oleh perusahaan utilitas sehingga kebutuhan total(kVA) berkurang dan
(b) nilai denda yang dibayar jika beroperasi pada faktor daya rendah dapat dihindarkan.
• Mengurangi kehilangan distribusi (kWh) dalam jaringan/instalasi pabrik.
• Tingkat tegangan pada beban akhir meningkat sehingga meningkatkan kinerja motor.

2. Bagi utilitas pemasok listrik
• Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim ujung akhir berkurang.
• Kehilangan daya I kwadrat R dalam sistim berkurang karena penurunan arus.
• Kemampuan kapasitas jaringan distribusi listrik meningkat, mengurangi kebutuhan untuk memasang kapasitas tambahan.

Mengapa PLN menetapkan batas faktor daya?
Karena PLN ingin saluran transmisinya effisien.
Berdasarkan contoh hitung-hitungan diatas sudah terbukti bahwa kalau untuk beban lampu yang 20Watt saja, dengan memperbaiki faktor daya, terdapat penurunan arus sebesar 0.022 Ampere.

1. Nilai Ampere ini berpengaruh terhadap besarnya kabel yang harus digunakan oleh PLN untuk menyalurkan dayanya.
Dengan daya yang sama, apabila faktor dayanya jelek, maka arusnya akan lebih besar, tentunya harus digunakan kabel dengan ukuran diameter yang lebih besar yang artinya lebih mahal.

2. Dengan arus yang besar, rugi-rugi saluran yang timbul dalam saluran transmisi akan semakin besar juga,

Sebuah instalasi listrik akan optimum baik dari segi teknis maupun ekonomis bila faktor daya mendekati 1.

Sbg tambahan PLN akan mendenda kita bila faktor daya rata-2 bulanan kurang dari 0.85. yang akan terjadi bila total KVARh > 0.62 x KWHr.
Untuk memperbaiki faktor daya maka salah satunya dipakailah kapasitor yang berfungsi sbg kompensasi energi reaktif.

BAGAIMANA MENGHEMAT LISTRIK ?
1. Gunakan kabel dengan ukuran yang cukup, lebih besar-lebih baik, karena panas yang timbul pada kabel karena kabel terlalu kecil, itulah yang disebut dengan rugi saluran. Untuk listrik rumah dengan daya 900VA, minimal gunakan kabel 2mm, dan 2.5mm untuk daya 1200VA pada saluran utamanya. Gunakan kabel dengan kualitas baik, apabila memungkinkan dana anda, gantilah kabel NYM dengan kabel NYY-HY yang mempunyai kualitas isolasi lebih baik.
2. Gunakan sakelar, fitting, stop kontak dengan kualitas baik, sehingga tidak timbul panas pada kontak-kontak sentuh.
3. Gunakan lampu hemat energi, lebih mahal sedikit atau bahkan dengan harga 5 kali lipat tidak masalah, apabila lebih awet 10 kali dan lebih hemat 15 kali. Hindarkan pemakaian ”lampu pijar”.
4. Hindarkan pemakaian alat listrik yang ada subtitusinya dimana lebih murah energi, misalnya dispenser yang dilengkapi panas/ dingin, kompor listrik, water heater, magic mug, radio tabung, TV-eropah, dan lain-lain.
5. Jangan mencuri listrik, HUKUMNYA HARAM…!
6. BACK UP dengan DRAGON POWER ENERGY SAVER.