Selasa, 22 Februari 2011

Tour Singapore dan Malaysia

Ini cerita saya tuliskan sebagai sarana untuk sharing saja siapa tahu ada teman-teman yang mau ke singapora tanpa melalui travel  dan berjalan sendiri akan pasti cukup hemat sekali.
Berangkat dari jakarta sbelumnya pesan tiket promo dari lion air....cukup murah dech pesannya 1 bulan sebelumnnya dan pastinya passpor sudah siap .
Berangkat dari jakarta ke singapore jam 6. 20 yah perjalanan kurang lebih 1. 10 menit dech , tiba dibandara changi naik MRT menuju terminal 3 untuk tukar MRT dan melanjutkan ke tempat tujuan.

Tujuan pertama saya ke kota Bugis cukup membayar $ 3 SIN  mengunakan mesin otomatis dan dapat ID Card yac sama dengan baus way dech.
gambar menuyusul dech

ADIPURA KOTA TANGERANG

TUGU ADIPURA KOTA TANGERANG  


Kangagush melewati  Jl. Kisamaun  yang menuju ke RS Usada  Insani terdapat  bundaran yang belum lama ini di buat sebagai tugu ADIPURA kota tangerang.
Dalam beritanya harian  Nasional Pelita tanggal 09 Jun 2010  Walikota Tangerang Drs H Wahidin Halim menerima penghargaan bergengsi untuk kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan yaitu Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sesampainya di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Walikota mendapat sambutan dari masyarakat yang sudah lama menunggunya. Selasa (8/6).

Piala Adipura yang beberapa tahun diperjuangkan berhasil didapatkan Walikota Tangerang kemudian diserahkan kepada Wakil Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah. Setelah Jtu Walikota melepas Wakil Walikota H Arief R Wismansyah yang membawa Piala Adipura dan Sekda Kota Ta-ngerang Drs HM Harry Mulya Zein dengan diiringi 250 kendaraan berkeliling Kota Tangerang. Di scpanjangjalan. mendapat sambutan dari masyarakat.

Sebelum penyerahan piala Adipura. seusai sholat Dhuhur Wakil Walikota Tangerang. H Arief R Wismansyah dan §ekda Kota Tangerang Drs HM Harry Mulya Zein bersama ratusan pegawai clan pejabat di lingkungan Pemkot Tangerang dan ulama serta anggota masyarakat sujud syukur keberhasilan Kota Tangeiang meraih Piala Adipura.

Wakil Walikota Arief dalam sambutannya mengatakan bahwa kita merasa gembira dan bahagia dan bersyukur kepada Allah, pada akhirnya Kola Tangerang berhasil me-raih Adipura. Dan ini menunjukkan Kota Tangerang tidak kotor lagi. Keberhasilan ini merupakan perjuangan dan kerja keras kita bersama. Pemerintah Kota Tangerang bersama semua unsur masyarakat da-lam menciptakan kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan Kota Tangerang.

Semoga sukses selalu dan menjadi contoh untuk kabupaten di wilayah propinsi Banten.

Senin, 21 Februari 2011

Kerja Keras dan Kerja Cerdas

Mending kerja keras atau kerja cerdas??           

Ini artikel sangat menarikdan akhirnya saya repost , mudah mudahan bermanfaat
Masih ingat semboyan yang sempat membahana di lingkungan kerja kita PT PLN (Persero) berbunyi "KERJA KERAS, KERJA CERDAS dan KERJA IKHLAS?. Kita disegarkan kembali dengan sebuah tulisan yang mengingatkan kita bahwa ternyata kerja pun tidak hanya sembarang kerja, bahwa hanya sekedar kerja itu walaupun pakai kalimat keras masih belum cukup. Silakan disimak.

Semua pekerja yang sedang merintis karier tentunya ingin meraih kesuksesan. Untuk mencapai kata sukses, ternyata tidak cukup dengan bekerja keras saja. Anda pun bisa memilih untuk bekerja cerdas.
Menjadi sebuah konsekuensi logis, bahwa untuk meraih kesuksesan Anda memang dituntut bekerja keras. Itu adalah salah satu nilai lebih yang bakal dilihat oleh perusahaan tempat Anda rnembangun karier. Akan tetapi kerja keras hanya sebuah syarat "cukup" untuk berkarir. Bila anda tidak bisa mengaturnya dengan baik, hal itu justru bakal mendorong anda menjadi lupa waktu dan terperangkap dalam rutinitas tugas yang tidak bisa dinikmati lagi.
Menjadi hard worker identik dengan berada lebih lama di kantor sejatinya sudah dianggap tidak lagi efisien. Bahkan, hal ini meniadi aktivitas yang mernboroskan. penambahan jam kerja bisa membuat Anda dinilai tidak memiliki manajemen kerja yang baik sehingga tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat sesuai jam kerja.
Tidak salah kiranya dengan kondisi itu, para pekerja keras sering mengeluh bahwa kerja keras dan pengorbanan terkadang tidak sepadan dengan hasil yang mereka dapatkan. Akan lebih membuat kesal, jika banyak orang yang menurut Anda bekerja lebih santai malah punya karier yang jauh lebih baik dari apa yang Anda miliki.
Menurut Margaret Steen, seorang ahli karier, jika kerja keras tidak sesuai dengan yang didapatkan, maka berhentilah menjadi hardworker. Itu bukan berarti Anda bermalas-malasan, atau tidak mengerjakan tugas dan tanggungjavvab dengan baik sebagai seorang karyawan. Berhenti meniadi hardworker berarti  waktunya anda mengubah pola dan mekanisme kerja.
Steen menawarkan cara kerja yang disebutnya sebagai bekerja dengan cara yang cerdas atau smart work. Inti dari bekerja dengan cerdas, yaitu pembagian atau manajemen waktu, melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien. Jangan takut untuk melakukan terobosan-terobosan saat menjalankan kewajiban Anda bekerja.
Cara yang dilakukan, mulailah memusatkan perhatian pada pekerjaan. Kurangi hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian seperti bergosip, membuka situs jejaring sosial, dan sebagainya.
Sebenarnya, hal-hal yang sejatinya sepele itu membuat Anda lebih lama berada di kantor. Dengan fokus pada pekerjaan, semuanya bisa diselesaikan dengan Iebih cepat. Hal-hal yang tidak penting, bisa Anda lakukan setelah selesai jam kerja atau ketika pekerjaan tuntas.Jangan pemah menunda pekerjaan. Sikap tersebut sangat penting, tapi sering diabaikan oleh kita. Sebab, sudah merasa ahli atau berpengalaman dalam bidang yang ditekuni, Anda merasa semuanya bisa diselesaikan dengan capat dan mudah. Jangan salah, masih tetap dibutuhkan waktu, pikiran, dan konsentrasi untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan seberapa pun ahli Anda dalam melakukannya.
Lakukan terobosan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.Hal yang bisa dicoba, misalnya dengan bekerja menggunakan sistem multitasking.
Sistem ini mengadopsi cara bekerja komputer, dimana alat itu bisa melakukan lebih dari satu pekerjaan dalam satu waktu. Komputer bisa memainkan lagu sambil Anda mengetik. Dengan cara ini, Anda bisa mengerjakan dua atau tiga tugas dalam waktu bersamaan agar lebih menghemat waktu. Sudah bukan masanya lagi untuk berpikir bahwa yang satu bisa diselesaikan setelah yang lainnya. Kini, saatnya berpikir literal, banyak hal bisa dilakukan bersama dengan hasil yang tetap optimal.
Dengan bekerja cerdas, Anda telah mengoptimalkan waktu kerja Iebih efisien dan efektif. Semakin sederhana kehidupan kerja Anda, maka semakin sedikit waktu kerja, serta semakin besar peluang menambah penghasilan.SINDO dari berbagai sumber,Sabtu,29 Januari 2011. http://www.indonesiapower.co.id